Featured Posts
Thursday, 19 June 2014
Sunday, 27 October 2013
Pengambilan Data Secara Online Menggunakan Dropbox
=======================================================================================
Pengambilan data online maksudnya di sini adalah pengambilan data suatu PC (Personal Computer) dari PC lainnya menggunakan internet. Misalnya PC 1 berada di Padang Kota Tercinta, PC 2 berada di kota Jogjakarta, PC 1 dan PC 2 terhubung ke internet, maka PC 1 dapat mengambil data yang ada di PC 2 dan begitu sebaliknya
Pada kesempatan kali ini akan dicontohkan, PC di UPB Sumbagteng secara online akan mengambil data yang ada di PC beberapa Gardu Induk (GI) dan Unit Pembangkit (KIT) di Sistem Tenaga Listrik (STL) Sumbagteng yang letaknya tersebar di Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.
Berawal dari pemikiran bagaimana agar UPB Sumbagteng dapat lebih cepat dalam mengambil data GI dan KIT sehingga dapat menghemat waktu. Pengambilan data secara online ini akan sangat terasa sekali manfaatnya sewaktu terjadi gangguan besar, seperti gangguan yang menyebabkan terjadinya "island operation" atau yang lebih parah lagi dapat menyebabkan terjadinya "black out" (listrik di Sumbar, Riau, dan Jambi padam total) atau sewaktu ada pemadaman bergilir besar-besaran. Terus terang saja kalau sudah terjadi gangguan besar/pemadaman bergilir besar-besaran, waktu kita sangat dihabiskan untuk meminta data gangguan atau melakukan rolling pemadaman, sehingga pengisian data logsheet harian yang biasanya diminta ke masing-masing Gardu Induk dan Unit Pembangkit (banyak sedikitnya) akan terbengkalai, misalnya dari segi waktu kesiapan pengisian logsheet harian akan memakan waktu yang lebih lama, minimal kalau sudah bisa mengambil data logsheet harian Gardu Induk dan Unit Pembangkit secara online, kita tidak perlu lagi menghubungi masing-masing Gardu Induk dan Unit Pembangkit untuk meminta data logsheet harian, keuntungannya kita bisa fokus untuk pengambilan data gangguan/melakukan rolling pemadaman.
Kita akan coba menjelaskan bagaimana cara mengambil data secara online, yang namanya online tentu harus dengan internet...
Mungkin banyak yang sudah tahu (rata-rata suka cari-cari informasi di google kan...?) dan mungkin juga masih ada satu-satu yang belum tahu bagaimana cara mengambil data suatu PC secara online dari PC lain di lokasi berbeda yang masing-masing PC tersebut terhubung ke internet, nah, bagaimana caranya...???
Caranya mungkin beraneka ragam, artinya "tidak satu jalan ke Roma" Cara yang akan kita paparkan kali ini adalah memanfaatkan Dropbox (Dropbox.com) dan memvariasikannya dengan sedikit fasilitas windows.

Sebenarnya pakai Google Drive (drive.google.com) pun juga bisa, hanya saja masih kurang familiar dengan Google Drive.
1. Sekilas Tentang Dropbox
Apa sebenarnya Dropbox? copy paste informasi dari hasil search di google, Dropbox adalah sejenis layanan penyimpanan data berjaringan yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan berbagi data dengan pengguna lain di internet menggunakan sinkronisasi data. Dengan menginstal software Dropbox.exe dan menyinkronkan foldernya dengan pengguna lain di internet, maka kita akan dapat saling berbagi file/data yang ada di folder yang sudah sinkron tersebut. Kita akan menginstal software Dropbox.exe yang nantinya akan membuat sebuah folder yang bernama Dropbox. Kita dapat menyinkronkan folder Dropbox di suatu PC dengan folder Dropbox di PC yang lainnya. Menyinkronkan di sini maksudnya adalah membuat agar isi satu folder Dropbox yang sudah sinkron tersebut di sebuah PC persis sama dengan isi folder Dropbox di PC lainnya.
Misalkan folder Dropbox di PC UPB Sumbagteng sudah sinkron dengan folder Dropbox di PC GI A, maka ketika GI A mengupdate (melakukan perubahan) suatu file dalam folder Dropbox di PC GI A, maka perubahan file tersebut juga akan terupdate pada folder Dropbox di PC UPB Sumbagteng, intinya isi folder Dropbox di beberapa PC yang sudah sinkron akan selalu sama.
Kita dapat menyinkronkan folder Dropbox secara keseluruhan atau sebagian, sebagian di sini misalnya kita hanya menyinkronkan subfolder tertentu dari folder Dropbox.
2. Gambaran Umum Cara Pemanfaatan Dropbox
Akan dicontohkan PC UPB Sumbagteng agar dapat secara online mengambil data yang ada di PC GI A, PC GI B, PC KIT A, dan PC KIT B, yang selanjutnya nanti dapat ditambahkan untuk GI dan KIT lainnya. Untuk menyinkronkan folder Dropbox, akan lebih baik setiap folder Dropbox hanya akan saling sinkron antara 2 PC, yaitu antara PC UPB Sumbagteng dengan sebuah PC lainnya, sebuah PC lainnya yaitu PC GI A, PC GI B, PC KIT A atau PC KIT B, dan lain sebagainya, contoh:
| rd |
|
Jadi Dropbox UPB Sumbagteng saling sinkron dengan Dropbox semua GI dan KIT dan selain Dropbox UPB Sumbagteng hanya akan sinkron dengan Dropbox UPB Sumbagteng, ini dimaksudkan jika file-file dari GI dan KIT yang akan terhubung dengan UPB Sumbagteng melebihi dari kuota gratis layanan Dropbox, maka yang perlu melakukan registrasi pembayaran untuk layanan kuota tambahan yang lebih besar hanyalah akun Dropbox UPB Sumbagteng, tetapi jika semuanya kita saling sinkronkan dalam satu folder, maka yang perlu melakukan registrasi pembayaran untuk layanan kuota tambahan yang lebih besar adalah akun Dropbox semua GI dan akun Dropbox semua KIT, tentu ini akan jauh lebih boros dan tentu tidak kita inginkan.
Tampilan folder Dropbox UPB Sumbagteng kira-kira seperti berikut:

Isi dari folder-folder tersebut adalah file-file logsheet harian (file lain yang dibutuhkan) dari masing-masing GI dan KIT yang merupakan hasil copy-paste otomatis dari folder sumber file (folder asli file logsheet) di luar folder Dropbox pada masing-masing PC Gardu Induk atau Unit Pembangkit.
Contohnya untuk GI A:
| rd |
|
File-file logsheet GI dan KIT yang sudah ada dalam folder Dropbox UPB Sumbagteng tersebut akan digabungkan dalam satu folder yang berlokasi di luar folder Dropbox, sebab tidak ada gunanya lagi jika diletakkan di dalam folder Dropbox, karena file-file dari Gardu Induk dan Unit Pembangkit sudah didapat oleh UPB Sumbagteng, penempatan lokasi ini juga bertujuan agar file-file tersebut tidak mengkonsumsi spare dari kuota Dropbox.
Jika file-file dari Gardu Induk dan Unit Pembangkit sudah dapat, maka untuk memindahkan ke Logsheet harian UPB Sumbagteng, agar lebih mudah cukup dengan menyepakati penamaan file dari masing-masing Gardu Induk dan Unit Pembangkit dan menggunakan sedikit formula dari microsoft office EXCEL, seperti vlookup ke kiri dan ke kanan, dan lain sebagainya, yang nantinya dengan menu Edit link > Update value, maka file yang dibuat mirip logsheet UPB Sumbagteng akan terisi secara otomatis, selanjutnya untuk memindahkannya ke logsheet asli UPB Sumbagteng cukup dengan Paste Special > Value.
3. Download Aplikasi Dropbox
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh UPB Sumbagteng, Gardu Induk, dan Unit Pembangkit. Untuk memulainya, aplikasi Dropbox harus terinstal pada PC UPB Sumbagteng, GI A, GI B, KIT A, dan KIT B. Sebelumnya downloadlah aplikasi Dropbox. Kira-kira langkah untuk mendownloadnya adalah sebagai berikut:
- Buka situs Dropbox.com
- Klik tulisan "Download"
- Save File
- Tunggu sampai proses download selesai
http://www.youtube.com/watch?v=G_rOpBRz5ik
4. Instal Aplikasi Dropbox
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh UPB Sumbagteng, Gardu Induk, dan Unit Pembangkit. Cara instal aplikasi Dropbox bisa dikatakan sama dengan cara menginstal software/program pada umumnya (Next>Agree>Yes). Cuma ada sedikit perbedaan dalam penginstalan aplikasi Dropbox untuk yang sudah punya akun Dropbox dengan yang belum punya akun Dropbox.
Cara instal aplikasi Dropbox untuk yang sudah punya akun Dropbox (langkahnya tidak harus persis sama dengan berikut):
- Buka folder lokasi tempat aplikasi Dropbox yang sudah didownload
- Double click Dropbox.exe > Run > Yes
- Klik Install
- Tunggu proses...
- Pilih "saya sudah memiliki akun Dropbox" > Berikutnya
- Masukkan email dan password email > Berikutnya
- Pilih saja yang gratis (2 GB) > Berikutnya
- Pilih "Biasa" > Install
- Klik "Berikutnya" sampai beberapa kali
- Klik Selesai
Atau silakan lihat/download videonya di url berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=FbzCCB-LUU4
Cara instal aplikasi Dropbox untuk yang belum punya akun Dropbox (langkahnya tidak harus persis sama dengan berikut):
- Terlebih dahulu kita harus mempunyai email, buka terlebih dahulu emailnya
- Buka folder lokasi tempat aplikasi Dropbox yang sudah didownload
- Double click file aplikasi Dropbox.exe, Run > Yes
- Klik Install
- Tunggu proses...
- Pilih "saya belum memiliki akun Dropbox" > Berikutnya
- Isikan data > Centang "saya telah membaca dan menyatakan setuju dengan persyaratan layanan " > Berikutnya
- Pilih saja yang gratis (2 GB)
- Pilih "Biasa" > Instal
- Klik Berikutnya sampai beberapa kali
- Klik "Selesai"
Atau silakan lihat/download videonya di url berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=3yK_jv-Wt8Y
Lihat email masuk dari Dropbox.com: Silakan sign in dulu di emailnya, klik memulai
5. Membuat Folder Bersama Untuk Disinkronkan
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh UPB Sumbagteng. UPB Sumbagteng cukup membuat folder di folder Dropbox: C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox, maka folder tersebut akan terupload otomatis ke situs Dropbox yang selanjutnya nanti dapat disinkronkan. Misalnya UPB Sumbagteng membuat folder di dalam folder C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox dengan nama folder:
| rdha |
|
Dengan dibuatnya 4 folder oleh UPB Sumbagteng seperti gambar berikut:

maka akan terupload langsung ke situs Dropbox, jika akun UPB Sumbagteng sign in ke Dropbox.com, maka akan tamtampilan seperti berikut:

Atau silakan lihat/download videonya di url berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=ZG9-x_xaqZ4
6. Mengundang Seseorang Untuk Sinkron/Saling Berbagi Dengan Suatu Folder
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh UPB Sumbagteng. Misalkan folder "UBP SBT - GI A" di Dropbox UPB Sumbagteng akan disinkronkan dengan Dropbox GI A), maka admin_upbsbt (admin Dropbox di PC UPB Sumbagteng) haruslah mengundang admin_gia (admin Dropbox di PC GI A) untuk sinkron di folder "UPB SBT - GI A".
Langkah-langkah admin_upb mengundang admin_gia untuk sinkron di folder "UPB SBT - GI A" kira-kira sebagai berikut:
- Sign in ke Dropbox.com
- Klik kanan pada folder yang ingin disinkronkan > Undang ke folder
- Masukkan alamt email yang akan diundang > Bagikan folder
Atau silakan lihat/download videonya di url berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=eyqqwd_eZG0
7. Menerima Undangan Untuk Sinkron/Saling Berbagi Di Suatu Folder
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh Gardu Induk dan Unit Pembangkit. Misalkan akun Dropbox kitsumbagteng.a@gmail.com akan menerima undangan dari upb.sumbagteng@gmail.com untuk sinkron di folder "STL Sumbagteng". Langkahnya kira-kira sebagai berikut:
- Sign in ke email google yang diundang (pada contoh ini kitsumbagteng.a@gmail.com)
- Buka pesan masuk/inbox dari Dropbox: upb sumbagteng ingin berbagi "STL Sumbagteng" dengan Anda > Lihat folder
- Kalau belum sign in di Dropbox, silakan sign in
- Pada item "Berbagi" ada notifikasi/pemberitahuan, klik "Berbagi" > 1 udangan baru untuk folder bersama > Terima
- Sekarang kitsumbagteng.a@gmail.com sudah sinkron dengan folder STL Sumbagteng
http://www.youtube.com/watch?v=8r0MCSBGalI
8. Isi Folder Yang Sudah Sinkron Selalu Sama
Misalkan akun Dropbox upb.sumbagteng@gmail.com sudah sinkron dengan akun Dropbox gisumbagteng.a@gmail.com pada folder "UPB SBT - GI A", maka isi folder "UPB SBT - GI A" akan selalu sama/update dari semau perubahan yang dilakukan oleh upb.sumbagteng@gmail.com dan gisumbagteng.a@gmail.com
Silakan lihat/download videonya di url berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=Ess7IY7Uy0o
Sebenarnya sampai di sini kita sudah bisa melakukan sharing file dengan dropbox, dengan catatan file logsheet GI dan KIT yang akan disharing harus di simpan secara permanen di folder Dropbox. Jika file yang akan disharing harus disimpan di folder Dropbox, maka akan terdapat beberapa kelemahan, di antaranya:
| rdha |
|
Kemudian, bagaimana solusinya... ?
Solusinya adalah data pada masing-masing PC GI dan KIT disimpan di luar folder Dropbox, kemudian file tersebut harus selalu dicopykan ke folder Dropbox setiap ada perubahan, dan menghapus file-file dalam folder Dropbox yang tidak diperlukan lagi, jadi apakah ini berarti menambah kerjaan teman-teman di GI dan KIT untuk copy-paste file ke folder Dropbox dan menghapus file-file yang tidak diperlukan lagi?
Dan untuk menghapus file-file dalam folder Dropbox yang tidak diperlukan lagi ini dapat dihandle dari UPB Sumbagteng. Untuk menghapusnya diperlukan waktu sebentar, gak nyampe setengah menit, mungkin hanya sekitar beberapa detik, caranya akan dibahas nanti.
9. Cara Membuat File/Folder Tercopy-Paste Secara Otomatis Dari Suatu Folder Ke Folder Lainnya
Mungkin banyak macam cara yang dapat dilakukan untuk membuat file/folder tercopy-paste secara otomatis dari suatu folder ke folder lainnya, lagi-lagi, tidak satu jalan ke Roma, ada yang menggunakan software MoveBOT, namun cara yang akan digunakan pada kesempatan kali ini adalah dengan membuat file bat/batch (.bat) dan file vbs (.vbs) untuk menjalankan file batchnya, kemudian menjalankan file vbs setiap waktu-waKtu tertentu dengan menggunakan sheduled tasks/task scheduler
10. Cara Membuat File Batch (.Bat) Untuk Melakukan Copy-Paste File/Folder Dari Suatu Folder Ke Folder Lainnya
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh UPB Sumbagteng. Misalkan kita akan mengopykan file/folder dari folder sumber (D:\Logsheet GI A\September 2013) ke folder tujuan (C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox\UPB SBT - GI A), caranya adalah:
- Pada folder tujuan (C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox\UPB SBT - GI A), buat sebuah file notepad/text document.
- Buka file New Text Document.txt dan ketikkan kode berikut:
xcopy "D:\Logsheet GI A\September 2013" /s/c/q/r/y/d:9-6-2013
kode tersebut untuk mengopykan file/folder dari folder D:\Logsheet GI A\September 2013 yang dimodified/diubah terakhirnya tanggal 6 September 2013. Jika ingin mengopykan jenis file tertentu saja, dapat ditambahkan ekstensi (3 atau 4 huruf dibelakang nama file) file yang diinginkan di belakang lokasi folder, contohnya seperti ini, misalnya jika kita hanya ingin mengopykan file ms excel saja, maka kode akan menjadi:
xcopy "D:\Logsheet GI A\September 2013\*.xls" /s/c/q/r/y/d:9-6-2013
catatan: untuk penulisan bulan dan tanggal yang digitnya satu, tetap ditulis satu digit, jangan ditambahkan angka 0 di depannya...
contoh:
xcopy "Lokasi folder sumber" /s/c/q/r/y/d:bulan-tanggal-tahun
xcopy "D:\Logsheet 2013" /s/c/q/r/y/d:7-28-2013 (BENAR)
xcopy "D:\Logsheet 2013" /s/c/q/r/y/d:07-28-2013 (SALAH)
- Save as file New Text Document.txt tadi dengan ekstensi .bat, misalnya: upb-sumbagteng.bat, selanjutnya file New Text Document.txt tadi dapat dihapus
- Perhatikan, jika kita membuka/double klik pada file upb-sumbagteng.bat, maka file/folder di folder sumber (D:\Logsheet GI A\September 2013) akan tercopy ke folder tujuan (C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox\UPB SBT - GI A) yang diubah/dimodified terkahir tanggal 6 September 2013.
http://www.youtube.com/watch?v=Bt1ekqIr2CU
Untuk mengetahui file apa saja yang akan dicopykan secata otomatis, silakan klik kanan pada file batch, pilih Edit, maka biasanya file batch akan terbuka sebagai file notepad, kemudian lihat lokasi folder setelah tulisan xcopy pada kode file batch, maka yang dicopykan adalah hanya seluruh isi file dalam satu folder tersebut, jika sesudahnya ditambahkan ekstensi file, maka yang dicopykan adalah hanya seluruh isi file dalam satu folder tersebut dan hanya file yang mempunyai ekstensi yang tertulis dalam kode file batch tadi
11. Cara Membuat File Vbs (.Vbs) Untuk Menjalankan File Batch (.Bat)
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh UPB Sumbagteng. Ketika kita menjalankan file bat langsung dengan membuka file bat itu sendiri maka akan muncul jendela/windows yang dirasa merusak pemandangan, misalnya kita akan menjalankan file Dropbox-upbsbt.bat dengan cara langsung membuka file Dropbox-upbsbt.bat tersebut, akan kelihatan jendela yang muncul yang merusak/mengganggu kenyamanan ber-PC, dan jendela tersebut akan menutup sendiri jika tugas bat file tersebut sudah selesai, tentu hal yang demikian tidak kita inginkan. Yang kita inginkan adalah bat file tetap menjalankan tugasnya, tapi tidak muncul jendela/window yang mengganggu kenyamanan, salah satu caranya adalah kita harus menjalankan file .bat dengan menggunakan file .vbs, tentu harus kita buat dulu bat .vbs nya
Cara membuat file .vbs nya adalah:
- Buat file notepad di folder yang sama
- Buka file notepad tadi dan isikan code berikut:
dim wshshell, dos
set wshshell = wscript.createobject("wscript.shell")
dos = wshshell.expandenvironmentstrings("%comspec%")
wshshell.run (dos & " /c namabatfile.bat"), vbhidem - Ubah namafilebat dengan nama file bat yang dimaksud
- Save as file notepad tadi dengan nama yang berekstensikan .vbs, contohnya Dropbox-upbsbt.vbs
- File notepad dapat dihapus...
- Sekarang tes dengan membuka file Dropbox-upbsbt.vbs, maka file Dropbox-upbsbt.bat akan menjalankan tugasnya tanpa ada jendela/window yang mengganggu kenyamanan...
http://www.youtube.com/watch?v=6KLPdjJB368
12. Cara Menjalankan/Membuka Program/File Secara Otomatis
Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan oleh Gardu Induk dan Unit Pembangkit.
Menjalankan Program/File Secara Otomatis Pada Windows XP
Misalkan kita akan mengopykan file/folder secara otomatis pada waktu-waktu tertentu yang sesuai dengan pengaturan yang dibuat dari folder D:\Source Folder ke folder D:\Destination Folder. Misalkan pada folder D:\Destination Folder ada 2 buah file yaitu aotocopy.bat dan autocopy.vbs, file autocopy.vbs adalah sebuah file yang dibuat untuk mengopykan file/folder dari folder D:\Source Folder ke folder D:\Destination Folder. Kita akan membuat file autocopy.vbs terbuka/dijalankan secara otomatis setiap waktu-waktu tertentu.
Cara membuat sebuah file terbuka/dijalankan secara otomatis pada waktu-waktu tertentu adalah:
- Klik Start > All Programs > Accessories > System Tools > Scheduled Tasks
- Buka “Add Scheduled Task” > Next > Browse > Pilih folder tempat file/program yang ingin dijalankan secara otomatis (pada contoh kali ini terletak di folder D:\Destination Folder) > Pilih file autocopy.vbs > Open > Daily > Next > Every Day > Next > Next > Centang kotak yang sebelah kanannya bertuliskan “Open advance properties for this task whwn I click Finish” > Finish > OK
- Pada tab “Task”, centang Run oly if logged on > Apply
- Pada tab “Schedule”, pastikan Schedule Task Dality Everi 1 day(s), kemudian klik Advanced… > Centang “Repeat task” > Set Every 1 minutes, On Duration set 24 hours(s), centang “If the task if still running, stop at this time.” > Apply
- Pada tab “Settings”, Hilangkan centang Stop the task if it run for: … > Apply
- Klik OK
Atau silakan lihat/download videonya di url berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=-eSzuGu-i-A
Menjalankan Program/File Secara Otomatis Pada Windows 7
Cara membuat file/folder tercopy secara otomatis dari suatu folder ke folder lainnya pada waktu-waktu tertentu di Windows 7 Misalkan kita akan mengopykan file dari folder D:\Logsheet GI A ke folder C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox\UPB SBT - GI A secara otomatis setiap waktu-waktu tertentu (setiap sekian menit) sesuai dengan pengaturan yang dibuat.
Pada folder C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox\UPB SBT - GI A sudah ada 2 file, yaitu Dropbox-upbsbt.bat dan Dropbox-upbsbt.vbs. Dengan membuka file Dropbox-upbsbt.vbs file/folder dari folder dari folder D:\Logsheet GI A tercopy ke folder C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox\UPB SBT - GI A.
Sekarang kita akan membuat tanpa kita melakukan action untuk membuka file Dropbox-upbsbt.vbs, file/folder dari folder dari folder D:\Logsheet GI A tercopy ke folder C:\Users\PC UPB Sumbagteng\Dropbox\UPB SBT - GI A secara otomatis.
Cara membuat file/program terbuka/dijalankan secara otomatis setiap waktu-waktu tertentu pada OS Windows 7 adalah:
- Klik Start, pada kotak secarh ketik Task, pada bagian atas muncul Task Scheduler, maka klik Task Scheduler atau dari "Run" (Windows+R), ketik: taskschd.msc
- Klik Create Basic Task > Buat nama task (misalnya Dropbox-upbsbt) > Next > Pilih "Daily" > Next > Isikan Recur every 1 days > Next > Pilih Start a program > Next > Klik Browse, cari lokasi file Dropbox-upbsbt.vbs, klik file Dropbox-upbsbt.vbs > Open, pada kotak start in (optional) isikan lokasi tempat file.program berada > Next > Centang kotak Open the Properties dialog for this task when I click Finish > Finish
- Pilih Run whether user is logged on or not > Do not store password, Centang "Run with highest privileges"
- Buka tab Triggers > Edit > Recur every: 1 days > Centang "Repeat task every:" > Buat 1 minute > for a duration of: Indefinitely > Centang "Enable" > OK
- Buka tab Conditions > Hilangkan centang pada "Start the task only if the computer is on AC power
- Buka tab Setting > Centang "Run task as soon as possible after a scheduled start is mised", Centang "If the task fails, restart every" pilih 1 minute, Hilangkan centang pada "Stop the task if it runs longer than:", Hilangkan centang pada "If the running task does not end when requested, force it to stop" > OK
Atau silakan lihat/download videonya di url berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=DQ-owNIp0v0
Sampai saat ini kita sudah dapat mempunyai file logsheet masing-masing Gardu Induk dan unit pembangkitan yang didapat dari folder Dropbox yang sudah sinkron dengan beberapa Gardu Induk dan unit pembangkit. Karena format pengisian Logsheet masing-masing Gardu Induk dan Pembangkit berbeda dengan format pengisian logsheet pada UPB Sumbagteng, maka sampai di sini UPB Sumbagteng masih melakukan pengambilan data secara manual, maksud manual di sini adalah kita harus mengopy data dari logsheet GI dan Pembangkit untuk diisikan ke Logsheet UPB Sumbagteng tidak langsung secara keseluruhan, karena perbedaan formatnya (perbedaan letak data pada kolom dan baris file excel) sehingga menghabiskan waktu jika kita melakukan copy data satu-persatu dari logsheet GI dan Pembangkit untuk diisikan ke Logsheet UPB Sumbagteng, maka dari itu kita akan membuat agar dengan satu kali klik, semua data Gardu Induk dan Pembangkit langsung tercopy secara keseluruhan ke file logsheet UPB Sumbagteng.
Bagaimana caranya...?
13. Cara Melakukan Copy-Paste Data Logsheet Gardu Induk Dan Unit Pembangkit Secara Keseluruhan, Tanpa Membuka Masing-Masing File Logsheet Gardu Induk Dan Unit Pembangkit
Misalkan kita sudah mempunyai file logsheet dari GI A, GI B, KIT A, dan KIT B. Selanjutnya file-file tersebut akan digabungkan ke dalam satu folder (di luar folder Dropbox) di PC UPB Sumbagteng, misalnya kita akan menempatkan semua file logsheet GI dan Pembangkit itu pada folder D:\Logsheet GI dan KIT. Kita akan membuat semua file logsheet GI dan KIT tersebut tercopy secara otomatis ke folder D:\Logsheet GI dan KIT dengan membuat file batch, file vbs, dan menjalankannya menggunakan task scheduler windows.
Kita akan menggunakan tab menu excel: Data > Edit Links. Untuk lebih mudah menggunakan menu tersebut, kita harus membuat nama file logsheet GI dan Pembangkit berbeda seminimal mungkin antara file logsheet setiap tanggalnya.
Kita sepakati penamaan logsheet untuk GI adalah:
Logsheet GI nama_GI 2digittanggal_2digitbulan_4digittahun
Kita sepakati penamaan logsheet untuk KIT adalah:
Logsheet KIT nama_KIT 2digittanggal_2digitbulan_4digittahun
Misalnya untuk logsheet GI A tanggal 7 September adalah Logsheet GI A 07092013, penamaan logsheet GI A tanggal 29 September adalah Logsheet GI A 29092013. Jadi jika nama logsheetnya diganti dengan format lain, maka untuk menggunakan tab menu excel: Data > Edit Links haruslah dimulai dari awal lagi, dan ini akan menghabiskan waktu lebih banyak dan tentu tidak diinginkan.
Jadi penamaan Logsheet GI A 29092013 jangan diganti menjadi nama lain seperti: Logsheet GI A 290913, Logshet GI A 29092013, Log GI A 29092013, Logsheet GI A 29 Sptember 2013, Logsheet GI A 29 Sept 2013, Logsheet GI A 29 September 13, atau format penamaan lainnya, soalnya akan berpengaruh ke tab menu excel: Data > Edit Links, nama file logsheet GI A, GI B, KIT A, dan KIT B dari tanggal 29 September 2013 sampai dengan tanggal 2 Oktober 2013 adalah sebagai berikut:
Misalnya:| rd |
|
Kita dapat melakukan copy-paste data logsheet gardu induk dan unit pembangkit secara keseluruhan, tanpa membuka masing-masing file logsheet gardu induk dan unit pembangkit, kita harus membuat nama folder tempat menyimpan logsheet di semua PC harus sama, terserah foldernya mau diletakkan dimana.
Contoh yang benar untuk penamaan folder logsheet bulan Agustus 2013:
| PC | Lokasi Folder Logsheet |
| GI A | D:\Agustus 2013 |
| GI B | E:\Agustus 2013 |
| GI C | D:\GI C\Logsheet '13\Agustus 2013 |
| KIT A | K:\Data Logsheet KIT A\Logsheet 2013\Agustus 2013 |
| KIT B | G:\Record Beban KIT B\2013\Logsheet\Agustus 2013 |
| KIT C | F:\Data\Logsheet 13\Agustus 2013 |
Pada lokasi folder logsheet di atas, ada nama folder yang selalu sama di setiap PCnya, yaitu Agustus 2013 (terserah apa namanya, pokoknya harus sama di setiap PC), kalau nama folder Agustus 2013, mau diganti misalnya dengan Agustus '13 juga bisa, dengan catatan semua PC harus diganti juga dengan Agustus '13. File bat yang dibuat untuk mengopykan data dari 6 PC akan berbentuk seperti berikut:
xcopy "D:\" /s/c/q/r/y/d:1-8-2013
xcopy "E:\" /s/c/q/r/y/d:1-8-2013
xcopy "D:\GI C\Logsheet '13\" /s/c/q/r/y/d:1-8-2013
xcopy "K:\Data Logsheet KIT A\Logsheet 2013\" /s/c/q/r/y/d:1-8-2013
xcopy "G:\Record Beban KIT B\2013\Logsheet\" /s/c/q/r/y/d:1-8-2013
xcopy "F:\Data\Logsheet 13\" /s/c/q/r/y/d:1-8-2013
Jika lebih banyak lagi PCnya tentu lebih panjang lagi code file batchnya... Nanti keenam file logsheet tersebut akan terletak dalam satu folder yang bernama Agustus 2013. Jadi tujuannya adalah agar logsheet dari semua gardu induk dan unit pembangkit terletak dalam satu folder untuk lebih memudahkan proses pengambilan data.
Selanjutnya jika logsheet semua gardu induk dan unit pembangkit sudah terletak dalam satu folder, maka untuk lebih memudahkan lagi, perlu kiranya agar nama logsheet dari suatu gardu induk atau unit pembangkit mempunyai nama yang tetap dan penamaannya ditambah dengan pemberian tanggal dengan format seragam yang disepakati.
Misalnya:
Logsheet dari gardu induk A mempunyai nama file yang tetap yaitu: Logsheet GI A "format tanggal"
Jadi untuk tanggal kapanpun nama logsheet dari gardu induk A haruslah Logsheet GI A, tidak boleh berubah menjadi:
| rd |
|
http://www.youtube.com/watch?v=P0NexeI5G4g
14. Cara Menghapus File Yang Tidak Diperlukan Lagi Di Folder Dropbox
Misalkan kita mempunyai satu file batch untuk mengopykan data dari 7 GI dan 7 KIT, seperti dibawah ini:
|
Kita lihat kode tersebut adalah untuk mengopykan file mulai dari file yang date modifiednya tanggal 7 Oktober 2013 sampai dengan file yang date modifiednya tanggal sekarang. Misalnya sekarang tanggal 20 Oktober 2013, maka kode tersebut adalah kode untuk mengopykan file mulai dari file yang date modifiednya tanggal 7 Oktober 2013 sampai dengan file yang date modifiednya tanggal 20 Oktober 2013.
Jika file-file tanggal sebelum tanggal 20 Oktober tidak diperlukan lagi, maka kita haruslah mengubah kode file batch, yaitu mengganti semua kode 10-7-2013 menjadi 10-20-2013 agar yang dicopykan adalah file-file yang date modifiednya sejak tanggal 20 Oktober 2013.
Untuk menggantinya bisa sekaligus yaitu dengan cara:
| rdho |
|
Maka semua kode 10-7-2013 (7 Oktober 2013) telah berubah menjadi 10-20-2013 (20 Oktober 2013). Selanjutnya silakan save file batchnya..., kemudian close...
Untuk contohnya silakan lihat video berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=-0o6sD1UdCE
15. Pengaturan Notifikasi (Pemberitahuan) Dropbox
Setiap perubahan yang ada pada folder dropbox akan ada notifikasinya/pemberitahuannya, contoh notifikasi dropbox itu tampilannya yang tampak pada pojok kanan bawah layar PC, contohnya gambar berikut:

Tapi sayang, notifikasinya tidak bisa terekam saat membuat contoh video-video di atas, gak tau juga kenapa..., diprintscreen juga gak bisa... : (
Jika notifikasi itu dianggap mengganggu kenyamanan, maka notifikasi itu bisa diatur sesuai dengan keinginan kita, ingin ditampilkan atau disembunyikan, caranya adalah:
Klik tanda panah ke atas yang ada di tray icon (pojok kanan bawah) > Customize... > Pada objek yang ingin diatur, masing-masing terdapat 3 pilihan:
| rd |
|
http://www.youtube.com/watch?v=_a86dI4WpYs
16. Sebaiknya Jangan Gunakan Fitur Screenshot Dropbox (Tangkapan Layar)
Sejak September 2013, Dropbox mempunyai fitur baru yaitu "Screenshot", salah satunya jika kita melakukan "Print Screen", maka hasil print screen tersebut akan tersimpan otomatis ke folder Dropbox, dan tentu akan terupload otomatis ke situ dropbox. Fitur ini bagus, tetapi jika setiap print screen hasilnya terupload otomatis ke dropox, tentu akan turut menghasbiskan kuota dari dropbox itu sendiri, dan tentu ini tidak kita inginkan, jadi kalau sarannya sih, jangan digunakan, sehingga jika muncul penawaran fitur dropbox seperti gambar berikut:

pilihlah: "No, Thanks"
dan jika muncul penawaran fitur dropbox seperti gambar berikut:

pilihlah: "Never"
Itu semua bertujuan agar file-file gambar/photo di PC kita tidak ikut menghabiskan kuota dropbox.
17. Keuntungan Menggunakan Dropbox Untuk Berbagi File
| rdha |
|
Semoga bermanfaat... : )
Thanks to: 1, 2, and others...
https://www.google.co.id/search?sclient=psy-ab&q=ridho+andika+putra+64351+universitas+negeri+padang&oq=ridho+andika+putra+64351+universitas+negeri+padang&gs_l=hp.3..33i21.116648.120912.8.121039.24.24.0.0.0.0.398.5014.0j7j13j2.22.0....0...1c.1.32.psy-ab..67.46.5256.Cdk5Pto5Zso&pbx=1&biw=1920&bih=955&cad=cbv&sei=RgPCUv6bJYqJrAf8hoDIDA#q=universitas+negeri+padang+64351+ridho+andika+putra+
https://forlap.dikti.go.id/epsbed/listmahasiswa/001032/44201/20061/3
Subscribe to:
Comments (Atom)